Nasib Buaya di Sungai Prudung Bojonegoro, Gegerkan Warga Sejak 2022, Ada Satu yang Belum Tertangkap

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Yusab Alfa Ziqin

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO – Keberadaan buaya turut Desa Kebonagung, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro telah diketahui sejak akhir 2022 lalu.

Waktu itu, dua buaya muncul di dekat persimpangan Sungai Prudung dengan Sungai Bengawan Solo turut desa dimaksud. Kontan, dua ekor hewan buas itu menggegerkan warga.

Warga pun melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Dindamkarmat) Bojonegoro. Namun, dua buaya tersebut tidak berhasil ditangkap dan diamankan.

Dengan kecerdikan dan keleluasaannya di medan air, dua buaya tersebut berhasil lolos dari sergapan maupun jebakan yang dipasang. Dua buaya itu, kemudian menghilang.

Lebih satu tahun berselang–tepatnya pada pekan ini–seekor buaya muncul lagi di Desa Kebonagung. Persisnya di Sungai Prudung. Jaraknya sekitar 1 km dari lokasi kemunculan buaya pada akhir 2022 itu.

Satu ekor buaya yang muncul dan kembali menggerkan warga Desa Kabonagung itu  berhasil ditangkap Dindamkarmat Bojonegoro pada Jumat (16/2/2024) pagi sekitar pukul 10.00.

Baca juga: Detik-detik Buaya 2,5 Meter di Sungai Bojonegoro Ditangkap, Muncul Dekat Pemungkiman Warga

Personel Dindamkarmat Bojonegoronsaat mengevakuasi buaya dari aliran Sungai Prudung Bojonegoro, Jumat (16/2/2024) pagi. (Dindamkarmat Bojonegoro)

Selama setahun lebih tak termonitor, bagaimana sepak terjang hewan predator yang diduga berkeliaran di seputaran Sungai Prudung dan Bengawan Solo turut Desa Kebonagung itu?

Kepala Dindamkarmat Bojonegoro Achmad Gunawan mengatakan, selama kurun waktu tersebut terbilang aman. Warga Desa Kebonagung tak pernah melaporkan adanya serangan dari buaya.

“Tak ada warga yang menjadi korban serangan buaya. Ternak warga yang dimangsa buaya juga tidak ada,” ujarnya kepada Tribunjatim.com, Sabtu (17/2/2024) pagi.

Itu karena sejak kemunculan buaya di Bengawan Solo turut Desa Kebonagung pada akhir 2022, lanjut Gunawan sapaannya, warga setempat senatiasa waspada.

“Kami (Dindamkarmat Bojonegoro, red) juga tak henti melakukan sosialisasi kepada warga agar mewaspadai keberadaan buaya,” imbuh pejabat kelahiran 1978 itu.

Baca juga: Kemunculan Buaya di Sungai Bojonegoro Diduga Bermigrasi dari Daerah Lain

Baca juga: Telan Bocah 10 Tahun, Buaya Besar di Kobar Dibunuh Warga, Tapi Endingnya Kaget saat Perut Dibelah

Salah satu bentuk sosialisasi, kata dia, pihaknya memasang banner di sekitar lokasi kemunculan buaya pada akhir 2022. Banner itu meminta masyarakat waspada terhadap keberdaan buaya.

“Di banner itu juga kami tulis pula nomor kontak kami (Dindamkarmat Bojonegoro, red). Agar, ketika ada buaya muncul lagi, warga langsung bisa melapor ke kami,” jelasnya.

Halaman selanjutnya

Halaman

12

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

​Keberadaan buaya turut Desa Kebonagung, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro telah diketahui sejak akhir 2022 lalu. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *