Nasib Apes Pensiunan Marketing di Surabaya, Uang Rp 1 Miliar Dibawa Lari Teman, Kini Terlilit Utang

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Andre Cahyo Nugroho selepas pensiun dari pekerjaan sebagai marketing properti ingin tetap produktif menghasilkan uang untuk keluarga.

Ketika temannya menawari investasi modal usaha rempah-rempah bisa menghasilkan keuntungan 12 persen, ia pun tertarik mendepositokan uangnya sebanyak Rp1 miliar.

Namun, bukannya mendapat untung malah uangnya raib dimakan teman.

“Setelah ditipu teman ekonomi saya jeglek. Diuber-uber tagihan kartu kredit, kuliah anak drop out. Ibu saya karena kaget sering masuk rumah sakit karena sebagaian besar uang itu miliknya,” ucap Andre, saat menunggu teman yang telah menipunyq menghadapi sidang agenda tuntutan di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (29/2) sore.

Namun, pada hari itu ternyata sidang ditunda. “Teman saya itu namanya Irwanarta Tjandra. Dia sangat tega, uang saya yang janjinya digunakan untuk bisnis ekspor buah merah dan rumput laut malah dibawa kabur buat menikah lagi sama perempuan asal Aceh,” ungkapnya.

Di sela-sela itulah mengalirlah cerita tentang Irwanarta Tjandra. Andrew dulu mengenal Irwanarta Tjandra dari teman seprofesinya.

Sampai akhirnya Irwanarta Tjandra mengaku mempunyai bisnis ekspor rempah-rempah.

Suatu hari Andre diajak bergabung di bisnis tersebut. Ia diiming-imingi bisa mendapat uang, tanpa harus repot-repot ikut kerja. Andrew cukup memberikan modal.

Lalu di akhir Andrew bisa mendapat keuntungan sebanyak 12 persen dari nominal modal yang ditanam. Singkat cerita pada 21 Juni 2021 Andre tertarik dengan tawaran itu.

“Saya pinjam uang mama Rp500 juta untuk modal usaha buah merah. Lalu beberapa bulan pinjam lagi Rp100 juta. Semua itu belum balik, saya dimintai lagi buat Rp400 juta modal kirim rumput laut ke Korea,” ujarnya.

Irwanarta Tjandra saat itu janji akan mengembalikan uang Rp1 miliar pada 22 Maret 2022. Uang Rp1 miliar dan Rp100 juta sebagai keuntungan.

Andre pun akhirnya meminjam uang Rp400 juta kepada tantenya.

Namun, pada jatuh tempo Irwanarta Tjandra sangat sulit dihubungi. Nomor telepon tidak aktif. Saat itulah ia sadar telah tertipu temannya.

“Akhirnya saya laporkan ke polisi dan ditemukan berada di Aceh. Uang saya katanya sudah habis, saya gak tahu apakah setelah nanti divonis uang saya akan balik atau tidak,” keluhnya.

Halaman selanjutnya

Halaman

12

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

​Nasib Apes Pensiunan Marketing di Surabaya, Uang Rp 1 Miliar Dibawa Lari Teman, Kini Terlilit Utang 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *