Ada Penambahan Lahan 13 Hektare, TPA Kebon Kongok Batal Ditutup

​ ​

Mataram (Suara NTB) – TPA Kebon Kongok masih dapat beroperasi hingga akhir tahun 2024.

Sebelumnya, Pemprov NTB meminta penutupan TPA yang ada di Kecamatan Gerung, Lombok Barat itu pada Juni 2024 lantaran terjadi kelebihan kapasitas.

Kepala Bidang Persampahan dan Pencemaran Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) NTB, Didik Mahmud Gunawan mengatakan, pemerintah provinsi telah menyiapkan lahan jangka pendek untuk menambah usia TPA sampai dengan Desember 2024.

“Ada tambahan lahan seluas 13 are untuk pembuangan di TPA Kebon Kongok,” kata Didik, di Mataram, Senin, 24 Juni 2024.

Ia juga mengatakan, pihaknya telah melakukan geomembrane untuk membuat TPA. Pada pengelolaan dan pengolahan sampah di tempat pemrosesan akhir (TPA) yang menggunakan sistem sanitary landfill, geomembrane difungsikan untuk lapisan kedap dan penutup tumpukan sampah.

Geomembrane berguna untuk melapisi dan menutupi cekungan tempat penumpukan sampah guna menghindari pencemaran air, tanah dan udara.

“Jadi kita sudah ada dana yang kita titipkan di PUPR untuk membuat geomembrane lapisan bawah untuk memperluas TPA itu,” ungkap Didik.

Pengerjaan geomembrane atau lapisan bawah perluasan TPA Kebon Kongok ini dijadwalkan pada hari Senin, 24 Juni 2024 dengan estimasi penyelesaiannya Sabtu, 29 Juni 2024.

Melihat perencanaan jangka panjangnya, Didik mengatakan bahwa terdapat beberapa opsi, salah satunya adalah membuat sekitar 1,5 Ha geomembran di sebelah geomembran yang telah dibuat sebelumnya.

“Kita rencananya akan perluas lagi pada tahun depan. Untuk satu tahun rencananya akan kita kerjakan Januari tahun 2025,” tukasnya. (STA)

Artikel Ada Penambahan Lahan 13 Hektare, TPA Kebon Kongok Batal Ditutup pertama kali tampil pada NTBSatu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *