Modal 10 Kursi, PBB Selektif Rekomendasi Calon Kepala Daerah yang Bertarung di Pilkada se-NTB

​ ​

Mataram (NTBSatu) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) siap memberikan rekomendasi kepada Bakal Calon terbaik untuk semua Kabupaten Kota se-NTB. Hal itu sebagai upaya untuk mendapatkan pemimpin terbaik di level Kabupaten Kota.

Ketua DPW PBB NTB Junaidi Arif menjelaskan bahwa saat ini partainya telah berhasil memperoleh 10 kursi di level Kabupaten Kota. Dengan raihan itu, PBB masih bisa memberi warna dalam perpolitikan di daerah.

“Kabupaten kota kita punya 10 kursi dan 2 di provinsi. Dulu kabupaten kota kan 17 provinsi 2. Nah sekarang di KLU kita punya 3 sisanya itu di Dompu 2 dan yang lain kabupaten Bima, Kota Bima, Lombok Timur, Lombok Tengah baru satu. Yang kosong di Kota Mataram, Sumbawa sama Lombok Barat,” ungkapnya kepada NTBSatu Kamis, 27 Juni 2024.

Persiapan untuk Pilkada Kabupaten Lombok Utara, menurutnya sejauh ini tinggal mendapatkan SK saja dari DPP. Sebab, ia telah sepakat maju bersama Dr Mukhsin dari PKB. Anggota DPRD NTB itu akan maju sebagai Bakal Calon Wakil Bupati pada Pilkada yang dihelat 27 November 2024.

“InsyaAllah sudah pegang rekom di KLU saya ambil sendiri sudah komunikasi juga dengan partai yang lain PKB misalnya sudah sepakat untuk berkoalisi, PKB untuk calon Bupatinya PBB untuk calon wakil bupatinya. Yang diusung oleh PKB itu pak Doktor Mukhsin,” terangnya.

Sementara di daerah lain, seperti di Kabupaten Sumbawa Barat, ia telah mengeluarkan rekom bagi figur terbaik yakni Aheruddin Sidik kader partai Gerindra.

“Kemarin di Sumbawa Barat sudah kita keluarin rekom itu koalisi dengan Gerindra dan Nasdem,” paparnya.

Selanjutnya di Kabupaten Dompu, yang dimana PBB mendapatkan dua kursi di legislatif. Sementara untuk rekomendasi Bakal Calon Bupati, ia menilai kemungkinan akan diberikan kepada Incumbent yakni H Kader Jaelani.

“Dompu juga ada disitu ada 2 kursi, kami bulat ke AKJ, ungkapnya.

Selanjutnya di Pulau Lombok, di Kabupaten Lombok Timur akan mengusung kadernya yaitu H Tanwir.

“Ada yang eksternal juga ikut ingin menggunakan PBB. Tetapi tetap akan komunikasi juga ke DPP sebelum mengeluarkan rekom,” ujarnya.

Sementara itu di Kabupaten Lombok tengah masih berkomunikasi dengan partai Golkar. Mengenai siapa yang bakal direkomendasikan pihaknya masih mendalami bersama dengan DPP.

“Kita punya 1 kursi disitu,” paparnya.

Di Kota Bima saat ini masih dalam proses pendaftaran. Ia mengaku pendaftar di Kota Bima merupakan yang terbanyak.

“Banyak sekali yang daftar disitu saya dengar sampai 7 orang. Termasuk Aji Rum,” ungkapnya.

Sementara ada tiga daerah yang tidak ada kursi yakni Kabupaten Sumbawa, Kota Mataram, dan Lombok Barat.

“Sumbawa kita nggak punya kursi disitu. Mendukung tapi mendukungnya ini belum ada laporan dari ketua dpc nya. insyaAllah dalam waktu dekat akan kelar semua,” tandasnya.

Artikel Modal 10 Kursi, PBB Selektif Rekomendasi Calon Kepala Daerah yang Bertarung di Pilkada se-NTB pertama kali tampil pada NTBSatu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *