Santriwati Meninggal, Pengasuh Ponpes Al Aziziyah dan Kemenag Diminta Salat Taubat

​ ​

Mataram (NTBSatu) – Kuasa hukum santriwati Ponpes Al Aziziyah Nurul Izati, Yan Mangandar meminta meminta Kemenag dan pihak pondok salat taubat.

Nada keras Yang Mangandar itu menyusul sikap tertutupnya pihak Ponpes Al Aziziyah dan Kemenag terkait dugaan penganiayaan Nurul hingga meninggal dunia.

“Kepada pengurus pondok dan Kemenag untuk salat taubat jika menutupi ada kekerasan di ponpes,” katanya di RS Bhayangkara Kota Mataram, Sabtu, 29 Juni 2024.

Tak hanya salat taubat, Yan juga mendesak agar pondok pesantren dan Kemenag tidak tutup mata, jika kasus kekerasan di lingkungan Ponpes benar adanya.

“Kasihan anak-anak korban. Harus ditutup mata rantai kekerasan,” tegasnya.

Daya tampung santriwati harus sesuai dengan sumber daya yang ada. Termasuk berkaitan dengan saran dan prasarana.

Pengurus hingga pihak pengamanan atau satpam pondok harus berkomitmen jangan sampai ada kekerasan di lingkungan Ponpes.

Begitu juga dengan santri senior yang ikut membimbing. “Mesti berkomitmen dengan tidak melakukan kekerasan,” ujarnya.

Terkait autopsi, sambung Yan, pihak keluarga mengaku siap mengikuti proses tersebut. Tujuannya untuk keadilan almarhumah, apalagi sampai hari ini pihak Ponpes menganggap tidak ada kekerasan.

“Ada keterangan dari dokter (RSUD Soedjono) di kepala belakang sebelah kiri ada benturan benda tumpul,” ungkap Yan.

Koma 16 Hari

Ibu korban Nurul Izati, Raodah (50) saat ditemui di RS Bhayangkara Kota Mataram, Sabtu, 29 Juni 2024. Foto: Zulhaq Armansyah

Santriwati usia 13 tahun tersebut menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Soedjono Selong, Lombok Timur pada Sabtu, 29 Juni 2024 pagi.

RS Bhayangkara Kota Mataram selanjutnya melakukan autopsi jenazah.

Kendati demikian, Yan bersyukur ibunda korban Raodah (50) sempat bertemu anaknya walaupun hanya sehari. Karena ibunda sampai di RSUD Soedjono pada Jumat, 28 Juni siang setelah berangkat dari Ende, Nusa Tenggara Timur mengunakan kapal laut pada Kamis, 27 Juni 2024 pagi.

Artikel Santriwati Meninggal, Pengasuh Ponpes Al Aziziyah dan Kemenag Diminta Salat Taubat pertama kali tampil pada NTBSatu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *