Komentar Masyarakat Terkait Mal Pelayanan Publik Lombok Timur

​ ​

Lombok Timur (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur baru saja meresmikan fasilitas Mal Pelayanan Publik (MPP) Lombok Timur pada Senin, 1 Juli 2024.

Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur, M Juaini Taofik, mengatakan pihaknya menggenjot pembentukan MPP itu guna mempermudah masyarakat dalam mengurus kebutuhan administrasi. Baik itu administrasi dasar maupun yang lainnya.

Selain itu, ungkap Taofik, mal tersebut juga sekaligus menjadi karpet merah bagi calon investor yang ingin mengembangkan bisnisnya di “Gumi Patuh Karya” tersebut.

“Dengan MPP ini sekarang masyarakat tidak perlu lagi keliling mengurus berkas, cukup di satu gedung ini saja,” kata Taofik.

Setelah empat hari beroperasi, NTBSatu mencari tahu tanggapan masyarakat terkait operasi Mal Pelayanan Publik Lombok Timur.

Seorang bidan dari Puskesmas Lendang Nangka, Dina, mengatakan dirinya mendapat pelayanan yang bagus di MPP tersebut.

“Pelayanannya bagus, petugasnya menyambut dengan ramah juga. Enak juga sekarang, menyediakan semua pelayanan,” kata Dina usai mengurus Surat Izin Praktik (SIP), Kamis, 4 Juli 2024.

Seorang warga Masbagik, Irwan, juga mengungkapkan hal serupa saat mengurus Kartu Identitas Penduduk (KTP).

“Dari segi pelayanan dan kemudahan sudah bagus. Hanya saja fasilitas kebersihannya, yaitu bak sampah yang kurang. Di luar malahan tidak ada sama sekali,” ucap Irwan.

Adapun MPP Lombok Timur saat ini menyediakan belasan gerai pelayanan bagi masyarakat. Di antaranya gerai administrasi penduduk, BPJS, Samsat, DPM-PTSP, Bank NTB Syariah, gerai Dekranasda, dan sebagainya.

Namun Taofik mengungkapkan, MPP yang terletak di seberang Kantor Bupati Lombok Timur itu secara keseluruhan akan menyediakan 28 jenis layanan ke depannya. 

“Sisanya akan kita kejar. Yang penting wadahnya sudah ada,” ucap Taofik.

Artikel Komentar Masyarakat Terkait Mal Pelayanan Publik Lombok Timur pertama kali tampil pada NTBSatu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *