2 Bahan Pokok Ini Jadi Atensi Penyumbang Inflasi

​ ​

Mataram (NTBSatu) – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatatkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Provinsi NTB sebesar -1,11 persen pada Minggu I Juni 2024.

Adapun perhitungan IPH dihitung berdasarkan rata-rata harga bahan pokok di tujuh kabupaten kota di NTB

Di antaranya Lombok Timur, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Barat, Sumbawa Barat, Dompu dan Kabupaten Bima.

Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi NTB, Wirajaya Kusuma mengatakan perolehan tersebut mengindikasikan capaian yang baik.

Artinya, stok pangan yang menjadi kebutuhan bisa terpenuhi dan peranan stabilitas harga yang baik bagi perekonomian.

“Tadi penjelasan Kementerian Pertanian (Kementan) NTB termasuk penghasil bawang merah yang menjadi prioritaskan untuk bekerjasama dengan provinsi lainnya,” ucapnya ditemui usai Rapat Pengendalian Inflasi Kemendagri, Senin, 8 Juli 2024.

Kendati demikian, ada dua bahan pangan yang menjadi atensi pemerintah pusat yang memiliki andil sebagai penyumbang inflasi. Yakni Beras dan Minyak Goreng.

“Iya memang terjadi kenaikan sedikit pada komoditas tersebut. Namun kenaikan harga ini merata terjadi secara nasional,” ungkapnya.

Berdasarkan Data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), Senin, 8 Juli 2024 pukul 11.45 WITA, harga beras premium naik tipis 0,97 persen menjadi Rp 15.650 per kilogram, beras medium naik 0,59 persen menjadi Rp 13.600 per kilogram.

Sementara harga minyak goreng kemasan sederhana juga naik di angka 1,05 persen menjadi Rp18.210 per liter.

Wirajaya melanjutkan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan I sebesar 4,75 persen. Lalu secara nasional, Inflasi tahunan NTB sebesar 2,12 persen termasuk peringkat ketujuh terendah.

Kendati berada dalam kondisi Inflasi yang rendah, hal ini tidak mencerminkan perekonomian yang lesu. Harga-harga yang stabil membuat masyarakat menggunakan uang mereka untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya.

“Masyarakat mampu mendistribusikan pendapatannya ke sektor lain selain kebutuhan pangan. Harga bapok stabil, jadi masyarakat bisa mengalokasikan untuk menabung atau berinvestasi misalnya,” tandasnya.

Artikel 2 Bahan Pokok Ini Jadi Atensi Penyumbang Inflasi pertama kali tampil pada NTBSatu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *