Kadispar NTB Siap Kembalikan Jika Ditemukan Kerugian Negara Event Lombok-Sumbawa Motocross

​ ​

Mataram (NTBSatu) – Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB, Jamaludin Malady mengaku telah dimintai keterangan Kejati NTB dugaan penyimpangan Rp24 miliar event Lombok Sumbawa Motocross Competition 2023.

“Kami sudah dimintai keterangan oleh pihak kejaksaan,” kata Jamal kepada wartawan melalui sambungan telepon pada Rabu, 10 Juli 2024. 

Jamal menyebut, tim pidana khusus Kejati NTB juga telah mengundang pihak rekanan, event organizer atau EO. Termasuk Ikatan Motor Indonesia alias IMI NTB.

“15 EO termasuk IMI sudah (memberikan keterangan),” jelasnya.

Jamal mengaku, pihaknya bersikap kooperatif mengikuti proses hukum yang berjalan di aparat penegak hukum. Sejumlah dokumen seperti laporan pertanggungjawaban kegiatan sudah pihaknya serahkan ke kejaksaan.

Jika dalam perjalanannya kejaksaan menemukan ada indikasi kerugian negara, pihak Dinas Pariwisata dan pihak penyelenggara siap mengembalikan temuan tersebut. 

“Sudah kita kumpulkan mereka. Dan mereka siap mengembalikan apa yang menjadi temuan,” ungkapnya.

Jamal menepis informasi yang menyebut bahwa pihaknya hanya menggunakan Rp5 miliar atau Rp15 miliar dari anggaran Rp24 miliar untuk ajang nasional tersebut.

Justru ada kelebihan dana yang dia kembalikan ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI sebesar Rp2,5 miliar.

“Jadi tidak ada itu (Kerugian negara). Justeru Rp2,5 miliar kami kembalikan ke negara,” ungkapnya.

Bahkan, laporan kegiatan yang Dinas Pariwisata NTB mendapat apresiasi dari pihak kementerian. Karena berdasarkan riset Universitas Trisakti, dampak ekonomi dari event motocross tahun lalu mencapai Rp48 miliar. 

“Karena setiap ada event, Kemenparekraf menggandeng Trisakti. Kegiatan juga banyak, tiga hari tiga malam,” aku Jamal.

Ketua IMI NTB, dr. Lalu Herman Mahaputra enggan menanggapi terkait partisipasi organisasinya dalam kasus ini. Termasuk penggunaan anggaran dan teknis kegiatan lainnya. “Silahkan ke Kadispar,” jawabnya singkat.

Tanggapan Sekda NTB

Parade Event Lombok Sumbawa Motocross. Foto: Lomboksumbawago

Sementara Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi mengakui, jika anggaran Rp24 miliar cair saat ia menjabat sebagai Pj Gubernur. Namun, ke mana saja yang itu mengalir, pria yang akrab disapa Miq Gite itu tidak mengetahuinya.

“Silahkan tanya teknisnya lebih jelas kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Ketua IMI NTB,” ucapnya.

Uang Rp24 miliar tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Tujuannya mendongkrak eksistensi pariwisata dan mendorong geliat sport tourism di NTB yang sedang naik daun.

Event ini menyedot partisipasi 300 pebalap motocross dan 3000 peserta Touring Sumbawa Community dan Explore Lombok Community.

“Dinas Pariwisata NTB-lah yang meng-handle penuh event yang terselenggara selama 9 hari tersebut,” terangnya.

Sebagai informasi, penyidik pidana khusus Kejati NTB mengusut dugaan penyimpangan pada anggaran event Lombok Sumbawa Motocross Competition Tahun 2023. Informasi NTBSatu, sejumlah pihak sudah keterangan. Seperti, penyelenggara event, termasuk Pejabat Dinas Pariwisata Provinsi NTB.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTB, Ely Rahmawati membenarkan jika pihaknya mengusut dugaan korupsi ajang internasional tersebut.

“ya, ada (penyelidikan, red),” kata Ely kepada wartawan di Ruang Media Center Kejati NTB pada Selasa, 9 Juli 2024. (KHN)

Artikel Kadispar NTB Siap Kembalikan Jika Ditemukan Kerugian Negara Event Lombok-Sumbawa Motocross pertama kali tampil pada NTBSatu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *